Minahasa Utara

Perayaan HUT KORPRI 54 di Minahasa Utara, Bupati Tegaskan Komitmen ASN Sebagai Garda Terdepan Pembangunan

Dianssulut.com — Di tengah semangat memperkuat birokrasi yang profesional dan berintegritas, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dengan menggelar upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Bupati Joune Ganda pada Senin, 1/1/2025. Momentum ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan penegasan kembali komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai garda terdepan birokrasi yang solid, profesional, dan netral, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah dan nasional.

Dalam amanatnya, Bupati Joune Ganda menyoroti peran krusial KORPRI sebagai rumah besar bagi 5,5 juta ASN di seluruh Indonesia. Sejak kelahirannya pada 29 November 1971, KORPRI telah menjadi pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan loyalitas ASN yang telah menopang pelayanan publik selama lebih dari setengah abad.

Menjelang tahun 2026, Bupati Joune Ganda menekankan pentingnya implementasi “Sikap KORPRI Siaga” oleh seluruh anggota KORPRI. Sikap ini mencakup delapan poin utama yang wajib diimplementasikan, yang secara langsung menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat:

1. Memperkuat Persatuan dan Soliditas KORPRI: Dalam era polarisasi dan disinformasi, persatuan dan kesatuan ASN menjadi kunci untuk menjaga stabilitas dan efektivitas pemerintahan.

2. Menegakkan Netralitas dan Integritas: Masyarakat menuntut birokrasi yang bersih dan bebas dari kepentingan politik. Netralitas dan integritas ASN adalah fondasi kepercayaan publik.

3. Meningkatkan Profesionalisme dan Kompetensi: Pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat diwujudkan oleh ASN yang kompeten dan profesional.

4. Menguatkan Semangat Pengabdian dan Pelayanan: ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang empatik dan solutif, bukan sekadar menjalankan tugas rutin.

5. Mendorong Inovasi dan Adaptasi Digital: Transformasi digital birokrasi adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.

6. Fokus Mengawal Anggaran: Pengawasan anggaran yang ketat, termasuk APBN dan APBD, adalah kunci untuk mencegah korupsi dan memastikan anggaran digunakan untuk kepentingan rakyat.

7. Mengawal Reformasi Birokrasi: Reformasi birokrasi yang efektif akan menuntaskan kemiskinan, mengatasi masalah pendidikan, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

8. Menjaga Nama Baik KORPRI dan ASN: Citra positif KORPRI dan ASN adalah modal sosial yang penting untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Bupati Joune Ganda juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Dalam konteks perubahan iklim dan peningkatan risiko bencana, ASN diharapkan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Penegasan mengenai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN sebagai jaminan perlindungan karir dan profesi aparatur dari intervensi politik juga menjadi poin penting. Kemandirian dan netralitas KORPRI adalah fondasi penting dalam menjaga kualitas birokrasi dan memastikan pelayanan publik yang adil dan merata.

“Tidak ada pilihan lain kecuali KORPRI harus kompak, solid, dan satu suara dalam memperjuangkan kepentingan aparatur serta memperkuat pengabdian sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-54 KORPRI ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran dan tanggung jawab ASN dalam membangun daerah dan mewujudkan Indonesia Maju 2045. Masyarakat menaruh harapan besar pada ASN sebagai agen perubahan dan pilar pembangunan yang berintegritas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button