Minahasa Utara

Inovasi “Koin Perak Lapis Emas” dan “SIGESID” Bawa Minahasa Utara Jadi Sorotan di Ajang IGA 2025

Dianssulut.com — Kabupaten Minahasa Utara menjadi pusat perhatian dalam ajang bergengsi Innovative Government Award (IGA) 2025, yang diselenggarakan di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta. Dalam sesi sharing session bertajuk “Best Practice Inovasi Daerah Dalam Rangka Peningkatan PAD dan Pengendalian Inflasi” dengan tema “Digital Transformation & Governance”, Bupati Minahasa Utara, Joune J.E. Ganda, tampil sebagai narasumber utama dan berbagi pengalaman suksesnya dalam mendorong inovasi di daerah yang dipimpinnya. Senin, (8/12/2025).

Acara yang merupakan bagian dari rangkaian IGA 2025 ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmani, dan Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyunggo. Ahmad Giffari, Fungsional Ahli Madya Bappeda DKI Jakarta, bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi.

Dalam presentasinya, Joune J.E. Ganda memperkenalkan diri sebagai “Jone ganda, Bupati Kabupaten Minahasa Utara,” dan memaparkan profil singkat kabupaten yang baru saja merayakan ulang tahun ke-22. Dengan luas wilayah sekitar 1.000 km², Minahasa Utara memiliki 10 kecamatan, 125 desa, 6 kelurahan, dan 57 pulau, termasuk Pulau Mantehage yang berbatasan langsung dengan Filipina. Lokasinya yang strategis di antara Manado dan Bitung menjadikan arus lalu lintas di daerah ini sangat lancar. IPM Minahasa Utara tercatat sebesar 77,09, menunjukkan tingkat pembangunan manusia yang cukup baik di Sulawesi Utara.

Bupati Joune J.E. Ganda mengungkapkan bahwa Kabupaten Minahasa Utara memiliki 74 inovasi, dengan 72 di antaranya telah diterapkan, 1 masih dalam tahap pengembangan, dan 1 lainnya dalam tahap uji coba. Keberhasilan ini didukung oleh struktur BRIDA yang solid, regulasi yang jelas (termasuk Peraturan Bupati No. 11 Tahun 2025 yang merupakan tindak lanjut dari Perpres No. 78 Tahun 2021), serta program kompetisi inovasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari desa/kelurahan hingga siswa SMP, dengan pemberian insentif sebagai motivasi. Semua inisiatif ini terintegrasi dalam RPJMD 2025-2029, yang menjadikan Minahasa Utara bertransformasi dari daerah yang kurang inovatif menjadi daerah yang sangat inovatif.

Dua inovasi unggulan yang menjadi sorotan dalam sesi ini adalah:

1. “Koin Perak Lapis Emas” (Kiosk Inflasi Perak) – Inovasi non-digital ini merupakan upaya cerdas untuk mengatasi inflasi dengan menjaga stabilitas harga dan pasokan barang di wilayah kepulauan. Melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti Bulog dan Bank Indonesia, Minahasa Utara berhasil masuk dalam jajaran 10 besar kabupaten dengan tingkat inflasi terbaik secara nasional.

2. “SIGESID” (Sistem Gerakan Semua Ingin Selamat) – Aplikasi digital ini dirancang untuk penanggulangan bencana, khususnya tanah longsor dan banjir. SIGESID menyediakan informasi terkini mengenai cuaca, potensi bencana, serta panduan mitigasi yang didukung oleh relawan di setiap desa/kelurahan.

Bupati Joune J.E. Ganda berharap kedua inovasi ini dapat menjadi best practice bagi daerah lain, karena terbukti mampu menurunkan inflasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Minahasa Utara.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan salah satu pertanyaan yang diajukan adalah, “Apakah bentuk inovasi daerah yang paling efektif di wilayah Bapak? Dan bagaimana sebetulnya strategi implementasinya sehingga dapat memberikan dampak yang terukur?” Pertanyaan ini dijawab dengan lugas oleh Bupati Joune J.E. Ganda, yang menekankan pentingnya kolaborasi, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi pembangunan daerah.

Acara sharing session ini diharapkan dapat menginspirasi daerah lain untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik, mengoptimalkan potensi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan Kabupaten Minahasa Utara dalam mengembangkan inovasi daerah menjadi bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja keras, setiap daerah dapat mencapai kemajuan yang signifikan.

Penulis: Rinto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button