Bupati Joune Ganda Gempur Stunting dengan Aksi Nyata: Ribuan Anak PAUD Minum Susu Gratis
Dianssulut.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi stunting dengan menggencarkan program-program yang menyasar langsung anak-anak usia dini. Bupati Minahasa Utara, Joune J.E Ganda, SE, MAP, MM, MSi, turun langsung berbaur bersama ribuan anak PAUD dalam acara bertajuk “PAUD Zero Stunting: Minum Susu Sehat Gratis” yang digelar di lapangan kantor bupati pada hari Rabu, 8/10/2025.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara bekerja sama dengan pihak sponsor ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan generasi bebas stunting sejak usia dini. Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi fokus utama pemerintahannya, bukan hanya sekadar meraih penghargaan, tetapi mencapai target zero stunting.
“Kita sudah mulai melakukan langkah-langkah mitigasi dalam penanganan stunting secara intensif dan ekstensif. Target kita yaitu zero stunting,” tegas Bupati Joune Ganda.
Pemkab Minahasa Utara terus berupaya melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi tentang budaya hidup sehat, mulai dari tingkat PAUD hingga remaja. Hal ini dilakukan agar remaja putri dapat melahirkan anak-anak yang sehat kelak. Program minum susu gratis bagi anak-anak PAUD menjadi salah satu cara untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat dan meningkatkan gizi sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Utara, Joevita Supit, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam upaya pencegahan stunting, sekaligus sebagai dasar pelaksanaan Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan instruksi Bupati Minahasa Utara tentang penurunan stunting. Program ini menargetkan 4.000 anak usia dini di seluruh Minahasa Utara.
Dalam wawancara, Bupati Joune Ganda menjelaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan sinergi dari semua pihak. “Keroyokan berarti semua pihak terkait harus bersinergi. Di Kabupaten Minahasa Utara, kita melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah desa, Forkopimda, hingga masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menyoroti peran penting Dinas Pendidikan dalam pengembangan program penanganan stunting di tingkat pendidikan dasar. Pihaknya telah menugaskan kepala dinas yang baru untuk memfokuskan program ini mulai dari PAUD hingga SMP.
“Kami akan terus memantau ini. Penegasan tentang kewajiban pejabat menjadi Bapak dan Ayah Stunting adalah bagian dari evaluasi berkala,” tegas Bupati, seraya berharap partisipasi CSR dari perusahaan-perusahaan semakin meningkat untuk mendukung program ini.
Dengan kolaborasi dan edukasi berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimis dapat mencapai target zero stunting dan menciptakan generasi penerus yang lebih sehat dan berkualitas.



