Minahasa Utara

Pelantikan Lembaga Adat Paimpuluan Nuwu Ne Tonsea (PNNT) Mendapat Pengakuan Resmi dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara

π——π—œπ—”π—‘π—¦π—¦π—¨π—Ÿπ—¨π—§.𝗖𝗒𝗠, π— π—œπ—‘π—¨π—§ — Bupati Minahasa Utara, Joune JE Ganda SE. MAP. MM. M.Si., secara resmi melantik Lembaga Adat Paimpuluan Nuwu Ne Tonsea (PNNT) yang telah diresmikan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati. Tindakan pelantikan ini menandakan pengakuan resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap keberadaan Lembaga Adat PNNT. Acara pelantikan berlangsung di JG Center pada hari Minggu, 18 Mei 2024.

Sebelum pelantikan ini, PNNT telah aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal Sub-Etnis Tonsea, terutama di wilayah Kabupaten Minahasa Utara. Dengan latar belakang ini, pelantikan dan pengukuhan PNNT dilakukan dengan harapan bahwa peran mereka dalam melestarikan budaya akan terus berkembang dan dihargai oleh generasi selanjutnya.

“Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa salah satu contoh kontribusi signifikan dari PNNT adalah upaya pelestarian Bahasa Tonsea melalui program pembelajaran Mulok bahasa Tonsea di berbagai sekolah di Kabupaten Minahasa Utara. Kolaborasi untuk inisiatif ini melibatkan kerjasama antara PNNT dan Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara.

Bupati Joune Ganda menyatakan optimisme bahwa PNNT akan terus berprestasi dan memberikan kontribusi yang lebih besar dalam menjaga warisan budaya asli Sub-Etnis Tonsea di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, “kata Bupati Joune Ganda dengan bangga.

Bupati Joune Ganda juga menambahkan harapannya agar “PNNT tetap aktif dan memberikan kontribusi yang semakin besar di masa mendatang. Pelantikan ini dianggap sebagai langkah penting dalam upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal di Kabupaten Minahasa Utara. Di samping itu, diharapkan PNNT dapat terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut”. (Rinto/**)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button